Sunday, March 28, 2010

Bos Starbucks Rindu Kopi Indonesia

Unik tapi Fakta -Produk-produk makanan khas Indonesia sebenarnya tak kalah dengan asing. Misalnya saja kenikmatan kopi Indonesia yang ternyata cukup mendunia. salah satu pemilik kedai kopi kelas dunia Starbucks yaitu Howard Schultz ternyata juga hobi menyeruput kopi khas Indonesia di Bandung.

Kisah tersebut diungkapkan Wakil Ketua Kadin Bidang UMKM dan Koperasi Sandiaga S. Uno dalam acara seminar Implementasi UMKM Berbasis Kompetensi Sebagai Pengembangan Ekonomi Lokal di Bandar Lampung, Selasa (8/3/2010).
Bos Saratoga inipun mengungkapkan pengalamannya, Schultz ternyata lebih suka menyeruput kopi di wilayah Banceuy Bandung dari pada di kedai-kedai Starbucks-nya.
"Pemilik dari Starbucks Howard Schultz, dimana kalau dia beli kopi, datangnya ke Bandung, ada yang namanya jalan Banceuy namanya kopi aroma. Ia jauh-jauh dari Seattle (AS) minum kopi Bandung bukan Starbucks," ungkap Sandiaga.
Hal ini menurut Sandi, menunjukan produk kopi Indonesia sejatinya memiliki kekuatan produk yang besar dan diminati oleh luar negeri, sehingga harus dimanfaatkan peluang tersebut untuk berkembang. Ia mencontohkan kopi Lampung saat ini harus digenjot untuk bisa berbicara di pasar lokal maupun luar negeri.
Menurut Sandi, pengalaman Recapital salah satu perusahaan yang ia pegang yang akhirnya melepaskan kepemilikan di Pizza Hut dua tahun lalu tidak terlepas dari kejenuhannya terhadap perkembangan produk-produk (waralaba) asing. Padahal Indonesia berpeluang bisa memiliki produk unggulan yang bisa menembus pasar global.
"Kita mencari produk-produk Indonesia yang bisa berdaya saing di pasar global, saya sudah lelah melihat masuknya Kentucky, McDonald's," katanya.
Menurutnya sudah seharusnya produk-produk khas Indonesia bisa berbicara di pasar global. Produk-produk seperti kopi spesialti unggulan Indonesia bisa merambah pasar internasional lebih luas seperi kopi luwak, kopi Toraja, kopi Lampung dan lain-lain.
"Saya rindu kopi luwak bisa ada di New York, kopi Lampung di Hong Kong, Ayam Suharti dan Pindang Ria ada di Kuala Kumpur," katanya.

Sumber: http://adrian-and-me.blogspot.com



No comments:

Post a Comment